|
Sejarah & Visi Gereja Indonesia Nazarene Gereja Indonesia Nazarene adalah gereja Kristen berbasis etnis Indonesia. Apakah perlu kehadiran Gereja etnis di negeri Paman Sam ini? Ya! Selama Amerika membuka pintu bagi para imigran, kehadiran gereja etnis masih terus diperlukan. Kebutuhan-kebutuhan spiritual para pendatang, yang mau tidak mau berhubungan erat dengan bahasa dan budaya, tidak mungkin dapat dipenuhi oleh gereja-gereja Amerika. Tuhan memahaminya. Itu sebabnya Dia terus menggerakan hati banyak pemimpin Kristen etnis untuk memulai pelayanan dan menjangkau kelompok-kelompok tertentu, tentu dengan disertai semangat bahwa pendekatan etnis ini adalah demi efektivitas bukan eksklusivisme. Gereja kami berawal dari sekelompok masyarakat Indonesia yang merasakan suatu kebutuhan untuk hadirnya sebuah Gereja yang memiliki visi yang jelas, yakni menjangkau dan melayani masyarakat Indonesia di Contra Costa khususnya. Pada medio tahun 1999 ide ini kami gumuli dalam persekutuan doa dan puasa. Kami memohon agar Tuhan membuka jalan untuk mendapatkan sebuah Gereja yang bersahabat dan berlokasi strategis. Dengan cara yang unik, kami merasakan campur tangan Allah yang mempertemukan kami dengan “Christ Community Church of the Nazarene”, sebuah urban-church yang pada saat itu tengah membenahi diri untuk menjadi sebuah gereja multicultural. Kami memulai kebaktian pertama pada hari Minggu, tgl. 6 Juni 1999, pk. 11 a.m. Grand Opening baru dapat diadakan pada hari Minggu, tgl. 18 Juli 1999, dalam sebuah kebaktian gabungan, dihadiri oleh jemaat berbahasa Inggris, Korea, dan Spanish, sebuah acara monumental yang diwarnai kebersamaan orang-orang percaya dari segala bangsa. Semakin hari kami merasakan semakin jelas mengapa Tuhan menghadirkan kita disini. Pertama, memang untuk mencari, memenangkan, dan melayani jiwa-jiwa Indonesia, student ataupun pekerja yang tinggal disekitar kami. Tetapi tidak berhenti disana, kami menyadari bahwa kehadiran kami juga untuk memberi sumbangsih dalam memperkaya warna multicultural di tubuh Christ Community Church of the Nazarene. Kebersamaan kami dengan gereja berbahasa Inggris, Korea, dan Spanish memberi cita rasa Surgawi bagaimana nantinya Gereja akan menjadi. Sebuah persekutuan yang tidak dibatasi warna, bahasa, dan budaya, semua menyatu di dalam Kristus. Amin |